“Hai orang – orang yang beriman! jika kamu hendak berdiri mengerjakan
sholat, basuhlah muka dan tanganmu sampai ke siku, lalu usaplah
kepalamu dan basuhlah kedua kakimu sampai ke mata kaki (Al Maidah ayat
6)
Ayat diatas memberi tuntunan buat kita bahwa kalo pas mau mengejakan
sholat, kita mesti bersih dan suci dari yang namanya hadats kecil.
Hadats kecil adalah kotoran jiwa kelas amatir. Kalo yang kelas berat
namanya hadats besar. Ya… anggap aja kalo pas lagi berhadats, aura tubuh
kita tertutup. Adapun sebab dari hadats besar itu kayak keluarnya air
sperma, datangnya temen akrab bulanan untuk perempuan, melahirkan,
hubungan suami istri, and meninggal dunia. Cara ngilangin hadats besar
ini adalah mandi besar alias mandi total dari ujung rambut sampe ujung
kaki basah semua. Makanya jenazah sebelum dikubur, pasti dimandiin dulu,
biar suci dan bersih. Kan mau menghadap Yang Mahasuci. Nah, salah satu
yang menyebabkan hadats kecil antara laen adalah kentut. So, sebelum
sholat, wudhu dulu donk..!
Kalo kentut itu akan membatalkan wudlu dan dengan sendirinya
membatalkan shalat jika sedang shalat. Mengapa, intinya kita
mengeluarkan kotoran dalam bentuk angin, seperti pipis yang mengeluarkan
air.
Jika kentut tersebut hanya angin, tidak perlu mencuci pantat. Cukup memperbaharui wudlu.
Lain halnya jika kentut tersebut “membawa sesuatu”, misalnya (maaf) cairan atau malah bongkahan kuning. Itu wajib kita cebok.
Sama hal seperti ketika kita melewati tempat sampah/kotoran yang busuk,
meski hawanya menerpa tubuh kita, kita tidak perlu membersihkan tubuh.
Tapi kalo kotoran tersebut menempel ditubuh kita, tentu kita harus
membersihkannya.
Islam itu memandang segala sesuatu dari proses, bukan hasil. Kentut adalah hasil dari proses. jadi akibat sesuatu
jadi kita harus liat segi kedoterannya. bahwa ada dalam tubuh yg ngga
bener menurut kedokteran…Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal
dari udara yang kita telan, yang menerobos ke usus dari darah, gas dari
reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut. bahwa gas itu masuk
dalam tubuh dari aliran darah. sedangkan darah itu salah satu respirasi
racun tubuh.
ada 3 jalan untuk nmengeluarkan racun
1. lewat keringat/kulit
2. lewat air seni
3. lewat buang air besar
nah..karena kentut itu gas yg di bawa oleh darah ke usus, kalau kulit
kita sehat/pori2 nya baik, dia harus nya keluar lewat kulit.
nah..kenapa kalo wudhu itu di bagian kulit luar, karena ada proses
pembersihan kulit dari kotoran2, juga proses wudhu itu membuat lubang2
pori2 bersih.
maka kenapa kalo kentut itu kita di minta wudhu di kulit yg lain..bukan di dubur nya. itu hikmah dari wudhu
kedua
proses wudhu juga memperlancar aliran darah, dengan kita mengusap yg
benar pada kulit kita, sebanar nya kita memperlancar aliran darah kita
sehingga udara dalam darah itu bersih.
itulah kenapa wudhu di anjurkan..pada tempat2 yg terlihat untuk membersihkan dari kotoran.
Terkait dengan masalah wudhu ini, fulan pernah nanyain (lebih
tepatnya: sedikit agak protes) sama temennya, seorang aktivis
rohis,”Lho, yang ngeluarin kentut kan pantat, kok yang dicuci malah
wajah?”
Temen fulan yang kalem itu hanya tersenyum. Sejurus kemudian, fulan tiba
– tiba menjerit kaget dengan suara tertahan campur sedikit rasa
sakit.”Auwgh, aduh!! Emangnya gue salah apaan?” fulan berkata dengan
keras,”Kok elo tiba – tiba nginjak kaki gue?”
analoginya seperti ini..
“Ya itu, jawaban dari pertanyaan ente tadi. Yang ane injak kan kaki
ente, kok yang teriak malah mulut ente? Wudhu juga kayak gitu.” jawab si
temen sambil tersenyum maniiizzzzz. Wahh! Senyum close – up, friends!!
http://www.kaskus.us/showthread.php?p=540626127#post540626127