Saturday, January 21, 2012

Teknologi Informasi : Konsep dan Manajemen

Konsep dan Definisi

Arsitektur Teknologi Informasi 

Arsitektur teknologi perusahaan adalah peta atau rencana tingkat tinggi berbagai aset informasi perusahaan. Arsitektur ini merupakan arahan untuk operasi saat ini dan cetak biru (rencana) untuk arah di masa mendatang. Arsitektur meyakinkan para manajer bahwa struktur TI perusahaan  akan memenuhi kebutuhan strategi bisnis. Oleh karena itu, arsitektur TI harus terintegrasi dengan kebutuhan kebutuhan informasi perusahaan dan semua penggunanya, infrastruktur TI, serta semua aplikasinya.
arsitektur TI hampir sama dengan arsitektur rumah. Arsitektur rumah, seperti yang diperlihatkan dalam cetak birunya, menjelaskan bagaimana rumah tersebut dibangun, termasuk integrasi berbagai komponen rumahnya, seperti jaringan pipa, listrik, dan seterusnya. Dalam membuat arsitektur TI, desainer membutuhkan informasi yang hampir sama, yang dapat dibagi ke dalam dua bagian :

1. Kebutuhan bisnis atas informasi yaitu tujuan serta masalah organisasional dan kontribusi yang dapat diberikan TI. Calon pengguna TI harus memainkan peran penting dalam bagian proses desain ini.

2. Infrastruktur TI serta aplikasi yang telah ada dan yang direncanakan dalam perusahaan. Informasi ini meliputi bagaimana sumber daya tersebut atau dengan sumber daya yang ada sekarang (atau potensi di masa mendatang) untuk mendukung kebutuhan informasi perusahaan. 

Hal yang penting untuk diingat mengenai arsitektur TI adalah arsitektur ini merupakan rencana untuk semua sistem informasi berbasis komputer di perusahaan.



Sistem Informasi Berbasis Komputer

Sistem Informasi (SI) mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis dan menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu. Sistem informasi tidak harus terkomputerisasi, walaupun kebanyakan memang terkomputerisasi.

Sistem informasi berbasis komputer (Computer-based information system--CBIS) adalah sistem informasi yang menggunakan teknologi komputer untuk melakukan beberapa atau seluruh pekerjaan yang diberikan. (Perhatikan bahwa istilah sistem informasi biasanya dianggap sama dengan istilah sistem informasi berbasis komputer). Sistem semacam itu hanya dapat berupa PC dan piranti lunak. atau dapat juga meliputi beberapa ribu komputer dari berbagai ukuran ratusan printer, plotter, serta peralatan lainnya, basis data dan jaringan komunikasi (berkabel dan nirkabel). dalam kebanyakan kasus, sistem informasi juga meliputi orang - orangnya. Komponen - komponen dasar sistem informasi dicantumkan dibawah ini. Tidak setiap sistem meliputi semua komponen ini. 

  1. Peranti Keras (Hardware) adalah serangkaian peralatan seperti prosesor, monitor, keyboard, dan printer. Bersama - sama, berbagai peralatan tersebut menerima data serta informasi, memprosesnya dan menampilkannya.
  2. Peranti Lunak (Software) adalah sekumpulan program yang memungkinkan peranti keras untuk memperoses data.
  3. Basis Data (database) adalah sekumpulan arsip (file), tabel, relasi dan lain"nya yang salin berkaitan dan menyimpan data serta berbagai hubungan diantaranya.
  4. Jaringan (Network) adalah sistem koneksi (dengan kabel atau nirkabel) yang memungkinkan adanya berbagai sumber daya antar berbagai komputer yang berbeda. 
  5. Prosedur adalah serangkaian instruksi mengenai bagaimana menggabungkan berbagai komponen di atas agar dapat memproses informasi dan menciptakan hasil yang diinginkan. 
  6. Orang adalah berbagai individu yang bekerja dengan sistem informasi, berinteraksi dengannya atau menggunakan hasilnya.

Sumber : INTRODUCTION INFORMATION TECHNOLOGY