Menjadi orang sukses tentu menjadi idaman setiap manusia. Siapapun kita, apapun latar belakangnya tidak akan mengatakan TIDAK jika
sukses tersebut datang dan menghampiri. Sayangnya sukses hanya bisa
diraih bila kita memiliki beberapa komponen pendukung yang tepat,
diantaranya adalah MIND SET / POLA PIKIR.
Mindset ini merupakan suatu hal yang
amat penting dan sangat mempengaruhi kesuksesan kita ke depannya.
Mindset juga memiliki cara kerja yang unik untuk membantu kita sukses,
sebagaimana keyakinan dapat membawa kesuksesan
(pernah saya bahas di artikel terdahulu). Namun sebelum saya
menceritakan cara kerjanya, saya punya sebuah ilustrasi yang saya
dapatkan dari sebuah audio motivasi.
Anda tahu gajah sirkus? Gajah sirkus
ketika masih kecil oleh pawangnya selalu diikat dengan rantai yang
dihubungkan dengan pasak dan ditancapkan ketanah.
Yang namanya gajah kecil, tentu
kekuatannya tidak sehebat gajah dewasa. Sehingga setiap kali dia mencoba
untuk lari, maka rantai tersebut akan menahannya dan hanya akan membuat
gajah kecil tersebut merasa sakit. Setiap mencoba kabur maka yang
dirasakan adalah sakit. Kabur… sakit… kabur… sakit. Lama-lama yang ada
di pikiran si gajah… kalau saya kabur… sudah pasti sakit.
Pola pikir ini dibawa sang gajah hingga
akhirnya ia pun menjadi gajah dewasa yang cukup besar. Kalau kita
bayangkan, gajah sebesar itu bila mengamuk bisa menghancurkan seluruh
perkampungan sirkus. Namun uniknya, gajah tersebut hanya diam dengan
penuh keanggunan manakala sang pawang sudah mengikat satu kakinya dengan
rantai yang ditancapkan ke pasak. Dan Anda tahu, rantai beserta
pasaknya yang digunakan sama dengan yang digunakan ketika gajah tersebut
masih kecil.
Hingga pada suatu saat terjadi kebakaran
hebat di perkampungan sirkus. Semua orang sudah berusaha menyelamatkan
diri. Namun tidak dengan sang gajah. Sang gajah masih saja membawa pola
pikirnya, jika saya kabur akan mendapatkan rasa sakit. Hingga akhirnya
api sudah terlalu besar dan gajah tersebut sudah terlambat untuk lari
(terbakar) dan mati mengenaskan. Sebelum menghembuskan nafas terakhir,
gajah ini baru sadar walau terlambat. Ternyata kekuatan rantai dan pasak
tersebut tidak ada apa-apanya. Tanpa banyak tenaga bisa saja dia kabur
sejak dulu. Namun semua terlambat.
Apa yang bisa Anda pelajari dari secuplik ilustrasi di atas?
Seperti pada gajah. Andai ia memiliki pola pikir yang tepat bahwa
dirinya ketika dewasa jauh lebih kuat beribu kali daripada rantai dan
pasak yang mengurungnya, maka dia tentu sudah lama merasakan kebebasan.
Bahkan boleh jadi tidak perlu menunggu dewasa pun (remaja) dia sudah
bisa kabur. Sayangnya karena pola pikir yang salah gajah itu terpenjara
dalam pikirannya bahwa “kalau saya mencoba kabur, sakit”
Perhatikan pola sederhana berikut, yang menggambarkan bagaimana pola kerja MINDSET :
Mindset yang kita miliki akan mempengaruhi setiap tindakan yang dilakukan. Dan seperti Anda ketahui, action adalah salah satu penentu apakah kita akan sukses atau tidak.
Orang-orang sukses di awal perdjoeangannya kebanyakan memiliki mindset bahwa sukses adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan proses di dalamnya.
Proses tersebut tidak selamanya manis, bahkan lebih banyak pahitnya.
Menyadari hal ini, pada akhirnya akan membantu orang tersebut untuk
memiliki power lebih dan tetap bertahan manakala hambatan dalam
perjalanan suksesnya datang. Keyakinannya pun semakin bertambah. Dia
sadar selama tetap bertahan dan berjuang, garis finish (kesuksesan),
hanya tinggal menunggu waktu saja.
Mindset juga bisa membuat Anda menjadi
gagal. Sebagai contoh masyarakat kita. Kebanyakan dari masyarakat kita
(semoga Anda tidak) sebagian besar memiliki mindset INSTAN. Segala
sesuatunya kalau bisa instan. Begitu ada peluang bisnis yang menawarkan
kesempatan untuk mempercepat proses menuju sukses, yang terbayang adalah
saya join, usaha dikit, duit mengalir deras.
Ketika dicoba ternyata kenyataan tidak
seindah apa yang dibayangkan. Sudah berbulan-bulan berusaha tidak
menunjukkan hasil. Akhirnya frustasi sendiri dan berhenti. Yang lebih
parah lagi, sudah gagal menjelek-jelekkan sistem yang diikutinya. Apakah
Anda juga seperti itu?
Bagaimana jika mindsetnya tepat,
yakni tidak ada sesuatu yang instan di dunia ini melainkan semuanya
adalah hasil sebuah proses, maka tidak akan ada istilah putus asa.
Apalagi kita memiliki Allah Yang Maha Besar melebihi besarnya masalah
kita.
Mindset ini sendiri tidak terbentuk begitu saja. Ada
beberapa faktor yang mempengaruhinya. Bila kita sering dekat dengan
faktor-faktor yang positif tentu mindset kita akan baik, begitu juga
sebaliknya. Ini akan saya bahas pada postingan berikutnya.
Last question, bagaimana MIND SET Anda terhadap sebuah kesuksesan?
sumber : ariefmaulana.com

