Friday, January 20, 2012

Hikmah LiQo' : 20-01-12

Seperti judulnya, kejadiannya pada tanggal tersebut. dimana setiap minggu, diadakan ngaji rutin di kampus UPN "Vet" Jatim. tepatnya LiQo', yang inti acaranya adalah thilawah dan tausiyah. untuk minggu ini, kebetulan di adakan pada hari jumat. pada hari itu...
pukul 18:30 saya sudah sampai di masjid UPN. sambil menunggu adzan isya' dan teman" yang lain. jam menujukkan pukul 7 lebih, teman" yang lain berdatangan. memang hari jumat, peserta yang hadir jumlahnya lebih banyak dari biasanya. sehingga, situasi LiQo' kemarin malam cukup berisi. setelah sholat isya' berjamaah, kita masih nunggu kedatangan murabi yang tidak lain adalah dosen kita sendiri. setelah lama menunggu, akhirnya mas'ul memutuskan untuk memulai LiQo' yang pada saat itu alhamdulillah, kita sudah sampai surat An-Nahl. sudah tradisi dalam LiQo', bahwa setiap akhi membaca 5 ayat dan saling bergantian. ketika selesai mengaji, mas'ul mendapat amanah dari murabi yang pada saat itu berhalangan untuk hadir. amanahnya adalah kita disuruh untuk ber-silahturahmi ke rumah Ust. Andri. Ust. Andri adalah teman murabi LiQo' kita Ust Cahyo dan teman PKS juga. sambil membawa 1 kg jeruk, kita pergi ke rumahnya. tujuan kita ke rumah Ust Andri adalah untuk berbagi pengalaman seputar LiQo'. sesampai di rumah Ust Andri, kita ta'aruf dulu.

seusai ta'aruf, masing" dari kita mengungkapkan apa saja manfaat yang didapat dari LiQo'. beragam jawaban yang terungkap dari teman". dari saya pribadi hampir sama, LiQo' tidak hanya sarana untuk men-charge keimanan, tp juga sarana untuk bertukar pendapat tentang pengalaman. terlebih, kita mempunyai murabi yang tidak memandang LiQo' hanya dari satu sisi. dan juga murabi yang mengenal dekat jama'ah LiQo'nya. alhamdulillah.. sejujurnya, situasi ini yang membuat saya nyaman mengikuti LiQo'. banyak ilmu yang ak dapati di LiQo', kita dibukakan pintu hati pada hal - hal yang masih tidak terlihat oleh kita. kita diberi gambaran tentang kehidupan sekarang dengan kehidupan pada jaman Rasulullah. dengan begitu, kita bisa membedakan dan kita bisa menentukan sikap, harus bagaimana kita mengontrol diri dan memerangi diri sendiri. subhanallah.. 

pada satu moment, Mas'ul bertanya. "gimana cara mengingatkan yang baik? karena ada kalanya respon teman" sangat datar ketika kita mengingatkan untuk LiQo'."
Ust Andri menjawab : "ketika kita menyampaikannya dengan hati, pasti akan sampai ke hati pula." 

kata" itu yang saya ingat sampai saat ini dan mungkin seterusnya. kata simple itu menurut saya sangat global untuk mengungkapkan apapun. dari yang saya pelajari waktu kerja sebagai pengajar di PKBPI, lembaga tersebut mempunyai konsep "Bekerja dengan Hati". hati mempunyai setingan sendiri yang kita sendiri yang tau tolak ukurnya. yayaya, untuk kemarin malam, cukup istimewa buat saya. :)